Penyebab Noda di Lantai yang Sulit Hilang

20-April-2017 Artikel


Lantai yang bersih adalah harapan bagi setiap ibu. Selain membuat rumah terlihat lebih nyaman, Anda juga tenang membiarkan anak-anak bermain di lantai tanpa takut kuman.. Namun, lantai memang termasuk bagian rumah yang mudah kotor. Selain debu, lantai juga bisa kotor karena berbagai penyebab lain. Bahkan, ada juga noda-noda yang sulit dihilangkan dari lantai. Di bawah ini adalah contoh penyebab noda di lantai yang sulit hilang dan cara mengatasinya.

Jamur 


Salah satu penyebab timbulnya jamur adalah ruangan yang lembap dan minim terkena sinar matahari. Jika dibiarkan, jamur bisa berkembang, menimbulkan bau tak sedap, membuat lantai licin, rusak, dan tentu saja tidak sehat. Untuk menghilangkan jamur, Anda bisa menggunakan bubuk kristal pembersih keramik yang banyak dijual di pasaran. Campurkan satu sendok makan bubuk kristal dengan seperempat gelas air dan aduk hingga rata. Gosokan satu arah ke lantai yang berjamur dengan kuas atau spons hingga kotoran hilang. Setelah jamur terangkat, bilas dengan air bersih dan keringkan. Akhiri dengan mengepelnya seperti biasa.

Oli 


Jika Oli tumpah di lantai rumah atau garasi Anda, tuangkan saja bedak bayi di atas tumpahan oli hingga merata. Diamkan semalaman agar bedak dapat menyerap oli. Keesokan harinya, sapu bedak hingga bersih. Lap residu oli dengan tisu. Cuci lantai dengan air hangat yang sudah dicampur dengan SOS Cairan Pembersih Lantai. Bilas hingga bersih.

Cat Kering 


Saat melakukan pengecatan ulang pada tembok rumah, seringkali tanpa sengaja cat tembok terciprat atau menetes ke lantai dan Anda baru menyadarinya setelah cat terlanjur kering. Jika Anda mengalami hal ini, gunakan kape (pahat besi) untuk mengikis noda cat kering, bersihkan residunya dengan air sabun, dan akhiri dengan mengepelnya menggunakan SOS Cairan Pembersih Lantai.

Tinta 


Noda tinta adalah noda yang sulit dihilangkan dari lantai. Apalagi jika lantai tersebut berbahan granit. Anda harus segera membersihkannya sebelum noda tinta terserap ke dalam granit. Untuk membersihkannya Anda bisa menggunakan lap yang sudah dibasahi air bersih. Teteskan sedikit pemutih dan sikat perlahan dengan sikat gigi bekas. Bilas menggunakan air sabun. Anda juga bisa menggunakan cairan pembersih cat kuku. Setelah bersih, pel dengan SOS Cairan Pembersih Lantai.
Perlu Anda ingat, setelah membersihkan noda di lantai, akhiri dengan mengepelnya menggunakan cairan pembersih lantai yang tepat. Sebab, penggunaan bahan kimia untuk membersihkan lantai (misalnya pemutih) dapat meninggalkan residu zat kimia di lantai. Padahal, bisa saja anak-anak Anda beraktivitas di lantai dan tak snegaja terpapar residu zat kimia tersebut. Jadi gunakan SOS Cairan Pembersih Lantai untuk menghilangkan sisa-sisa bahan kimia. Formulanya terbukti ampuh membunuh kuman serta aman melindungi seluruh anggota keluarga.